20 Mahasiswa Polines Dapat Beasiswa dari Dua Perusahaan Asal Jepang Ini

Sejumlah 20 mahasiswa Politeknik Negeri Semarang (Polines) memperoleh beasiswa pendidikan dari Kitano Foundation Japan dan PT Indonesia Stanley Electric (ISE), Rabu
(04/10/2017).

Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Polines, Rustono menyambut baik inisiatif pihak industri untuk mendukung pendidikan di Indonesia dengan pemberian beasiswa bagi mahasiswa.

“Kiranya beasiswa ini menambah semangat mahasiswa untuk terus belajar,” ungkapnya.

Adapun rincian penerima beasiswa terbagi dari 10 mahasiswa jurusan Teknik Elektro Polines dan 10 mahasiswa dari jurusan Teknik Mesin Polines.

Penerima beasiswa dari jurusan teknik elektro yakni Arifin Fikri, Tegar Priambudi, Emilia Novasari, Hermada Deva Widiantoro, Prasetyo Muhammad Sakti, Rizka Zulfiyani, Sigit Suprayitno, Firza Maulana Fahmi, Bayu risdiyanto dan Mohammad Nur Sanjaya.

Sedangkan dari jurusan teknik mesin yaitu Muhammad Rizky Kurniawan Adam, Abi Rafdi, Siti Suwaibah, Dini Putri Kurniasari, Ananda Putra Pratama, Rendi Endra Saputra, Yogi Prakarsa, Syehifful Fadlin dan Febrianto Suryo Saputro.

Acara penyerahan beasiswa tersebut diselenggarakan di Ruang Serba Guna Polines.

Penyerahan tersebut dihadiri jajaran manajemen PT ISE, yakni Satoshi Wakabayashi sebagai Presiden Direktor, SL Suwanto merupakan direktur dan Manager HRD ISE, Heroica Budi

Rustono menambahkan beasiswa tersebut dapat mempererat hubungan kerjasama pihak industri dan lembaga pendidikan tinggi Polines.

“Selain beasiswa, kerjasama yang akan terjalin berupa magang atau praktik kerja mahasiswa,” tuturnya.

Presiden Direktor PT ISE, Satoshi Wakabayashi mengatakan saat ini dari 1.600 karyawan terdapat 20 alumni Polines yang bekerja di perusahaannya.

“Kami sangat terbuka bagi lulusan terbaik Polines. Mereka dapat berkarir di PT ISE. Kehadiran lulusan Polines turut menopang bisnis perusahan kami,” ucapnya.

Perusahaan ISE adalah industri yang memproduksi lampu otomotif roda dua dan roda empat.

Produknya dipakai sebagian besar industri otomotif yang ada di Indonesia.

Selain acara penyerahan beasiswa, terdapat kuliah tamu dengan narasumber SL Suwanto (Direktur ISE).

Dalam kesempatan kuliah ini, Suwanto memberikan motivasi kepada mahasiswa Polines agar belajar sungguh-sungguh dan harus memiliki etos kerja yang baik.

“Di perusahaan kami, moral yang baik harus dimiliki setiap karyawan. Dengan moral yang baik, maka karyawan akan bersinergi untuk kemajuan perusahaan. Kami butuh super team, bukan superman,” tegas Suswanto.

Ia menambahkan dengan super team maka akan banyak melibatkan banyak orang

Sebaliknya superman hanya melibatkan segelintir orang.

” Bagi kami perusahaan yabg memiliki super team yang bagus maka target perusahaan akan optimal dicapai,” tambahnya.

Suwanto berpesan, guna menghadapi persaingan kerja secara global minimal mahasiswa menguasai salah satu bahasa asing.

“Mahasiswa harus bisa menguasai bahasa asing. Dapat menguasai Bahasa Inggris, Jepang, Mandarin atau Korea. Jika satu di antaranya dikuasai maka akan mudah dalam bekerja mau di luar negeri atau dalam negeri,” pungkas Suswanto. (*)

Sumber: Tribun Jateng